Sahabat.
Masih ingat, adanya seorang murid di salah satu Daerah di Sulawesi Barat, tega menikam gurunya di Lokasi sekolah ?. Di sisi lain kita masih biasa mendengar, berita seoarang anak tega menyakiti orang tua sendiri, dengan berbagai motif, Dan banyak lagi informasi mengerikan lainnya. Hal ini sejatinya menyentak kita untuk segera berbenah. Ada apa dengan Dunia pendidikan anak kita hari ini ?
Pendidikan anak merupakan pondasi penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian manusia. Dalam Islam, Al-Quran sebagai pedoman hidup umat Muslim telah memberikan arahan yang jelas mengenai pentingnya mendidik anak sejak dini. Melalui beberapa ayat-Nya, Allah Subhanahu wata’ala menekankan peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai tauhid, akhlak, dan tanggung jawab kepada anak-anak mereka. Artikel ini akan membahas beberapa ayat Al-Quran yang relevan dalam konteks pendidikan anak, serta bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga tulisan singkat ini, bermanfaat buat ayah dan untuk kita semua.
1. Pentingnya Pendidikan Tauhid Sejak Dini
Surah Luqman Ayat 13:
"Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di kala ia memberi pelajaran kepadanya: 'Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.'"
Ayat ini menunjukkan bahwa pendidikan pertama yang harus diberikan kepada anak adalah pengenalan kepada Allah Subhanahu wata’ala, yakni pendidikan tauhid. Luqman, sebagai seorang ayah, memberikan pelajaran kepada anaknya untuk tidak menyekutukan Allah. Ini menjadi landasan utama dalam pendidikan anak menurut Islam, karena akidah yang kuat akan menjadi pondasi bagi pembentukan akhlak dan perilaku anak.
2. Pendidikan Akhlak dan Etika Sosial
Surah Luqman Ayat 17-19:
"Wahai anakku! Dirikanlah salat, dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar, dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). Dan janganlah kamu memalingkan wajahmu dari manusia (karena sombong), dan janganlah berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri."
Ayat ini melanjutkan nasihat Luqman kepada anaknya dengan menekankan pentingnya pendidikan akhlak dan sosial. Anak diajarkan untuk menegakkan salat, memiliki kepedulian sosial, serta bersikap rendah hati. Nilai-nilai seperti kesabaran, empati, dan tidak sombong harus ditanamkan sejak dini agar anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia.
3. Tanggung Jawab Anak terhadap Orang Tua
Surah Al-Isra’ Ayat 23-24:
"Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya..."
Ayah Hebat
Pendidikan anak juga mencakup penanaman nilai-nilai birrul walidain (berbakti kepada orang tua). Ayat ini menunjukkan bahwa salah satu bentuk akhlak mulia adalah hormat dan patuh kepada kedua orang tua. Pendidikan ini tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga sosial dan emosional karena mengajarkan anak untuk menyayangi, menghargai, dan merawat orang tua mereka.
4. Pentingnya Ilmu Pengetahuan
Surah Al-Mujadilah Ayat 11:
"...Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..."
Ayat ini menunjukkan bahwa Islam sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan. Orang tua harus menanamkan semangat belajar kepada anak-anak mereka. Pendidikan dalam Islam tidak terbatas pada agama saja, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan, termasuk ilmu duniawi yang bermanfaat.
Kesimpulan
Al-Qur’an memberikan panduan yang jelas tentang pentingnya pendidikan anak dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak, dan berilmu. Pendidikan tauhid, akhlak, dan ilmu pengetahuan merupakan tiga pilar utama yang harus diajarkan sejak dini. Peran orang tua sangat penting dalam proses ini, sebagaimana dicontohkan dalam kisah Luqman yang mendidik anaknya dengan hikmah. Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.
Urgensi Lingkungan yang dapat membentuk generasi dalam menerapkan nilai - nilai agama dengan mudah dan benar. Maka sekolah - sekolah Islam yang menanamkan nilai - nilai religius pada murid, sekaligus mengarahkannya untuk mengamalkannya, memiliki peranan penting.
Mamuju, 03 september 2025
* Penulis adalah kertua Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah Mamuju, Praktisi pendidikan, Sekaligus Konsultan keluarga.