MAMUJU — Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah Mamuju (YPWI Mamuju) menggelar kegiatan Rihlah Akbar bersama seluruh pegawai lingkup YPWI Mamuju di Pantai Malawwa pada Ahad, 10 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung penuh kehangatan, kekeluargaan, dan semangat kebersamaan.
Rihlah Akbar ini diikuti oleh seluruh keluarga besar YPWI Mamuju, mulai dari tenaga pendidik dan kependidikan dari unit KB, TK, SD, SMP hingga SMA IT Wildan. Tidak hanya pegawai, masing-masing peserta juga turut membawa keluarga mereka sehingga suasana semakin meriah dan penuh kebahagiaan.
Dalam sambutannya, Ketua YPWI Mamuju, Amiruddin menyampaikan bahwa kegiatan rihlah ini menjadi momentum untuk melepas penat dari aktivitas pendidikan yang padat setiap harinya.
Beliau menegaskan bahwa rehat sejenak bukan berarti berhenti dalam perjuangan dakwah dan pendidikan.
“Rehat sejenak, bukan berhenti. Militansi kita di dakwah dan sebagai guru harus terus terjaga. Selalu ada jalan keluar dari setiap kendala,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan Rihlah kedua setelah sempat vakum pada tahun 2025, setelah sebelumnya terakhir dilaksanakan pada tahun 2024.
Pada kesempatan tersebut, YPWI Mamuju juga memberikan penghargaan kepada pegawai yang telah mengabdi selama 10 tahun. Menurut beliau, pengabdian tersebut bukanlah waktu yang singkat, terlebih dengan berbagai keterbatasan yang ada dalam proses membangun dan memajukan sekolah.
“Tetap bertahan dan berjuang di Wildan selama 10 tahun bukan sesuatu yang mudah. Ini adalah bentuk kesabaran dan loyalitas yang luar biasa,” tambahnya.
Tahun ini, terdapat enam pegawai yang menerima apresiasi atas masa kerja 10 tahun ke atas. Ketua YPWI Mamuju juga menyampaikan tekad yayasan untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi seluruh pegawai, tentunya dengan dukungan dan kerja sama seluruh ikhwah dan akhwat di lingkungan YPWI Mamuju. Salah satu bentuk perhatian tersebut diwujudkan melalui program peningkatan kompetensi guru dan berbagai kegiatan pengembangan SDM lainnya.
Selain agenda kebersamaan, kegiatan ini juga diisi dengan taujih dari Ketua Dewan Pengawas YPWI Mamuju, Fajaruddin Djarir. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa tujuan utama rihlah bukan sekadar rekreasi, tetapi juga sebagai sarana ibadah kepada Allah dan mengokohkan ukhuwah Islamiyah.
Beliau juga menjelaskan tema besar yang diangkat dalam Rihlah Akbar tahun ini, yakni tentang militansi dalam dakwah dan pendidikan.
Menurutnya, militansi adalah kesungguhan total dalam menjalankan amanah, tidak mudah menyerah dengan kondisi, serta loyal terhadap visi dan tujuan perjuangan.
“Pendidikan adalah ladang amal jariyah yang sangat besar. Ilmu yang bermanfaat akan terus mengalir pahalanya. Karena itu, perjuangan di dunia pendidikan harus dijalani dengan keyakinan, pengorbanan, tanggung jawab, dan keikhlasan,” jelasnya.
Beliau juga mengingatkan pentingnya mengambil pelajaran dari perjuangan Rasulullah ﷺ dan para sahabat, termasuk semangat pengorbanan dalam Perang Khandaq.
Untuk memeriahkan kegiatan, panitia Rihlah Akbar turut menghadirkan berbagai games seru yang menambah suasana penuh tawa dan kebersamaan. Mulai dari lomba tiup balon estafet hingga estafet air yang diikuti dengan antusias oleh peserta.
Keceriaan juga tampak dari anak-anak dan anggota keluarga lainnya yang menikmati suasana Pantai Malawwa dengan bermain dan berenang bersama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan ukhuwah, semangat perjuangan, dan kekompakan seluruh keluarga besar YPWI Mamuju semakin kokoh dalam menjalankan amanah dakwah dan pendidikan.