Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah (YPWI) Mamuju menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Sapo Anjoro Rangas pada Ahad, 26 Oktober 2025. Suasana hangat dan penuh semangat terasa sejak awal kegiatan, menandai keseriusan semua pihak dalam mencari langkah-langkah strategis untuk kemajuan lembaga pendidikan di bawah naungan YPWI.
Kegiatan ini bertujuan untuk menggali ide dan gagasan inovatif dalam meningkatkan daya tarik sekolah melalui penguatan strategi penerimaan siswa baru (SPMB). Tidak hanya sekadar evaluasi, FGD ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan inspirasi antar-unit pendidikan agar mampu bersaing secara sehat dan produktif.
Dalam sambutannya, Ketua YPWI Mamuju, Ust. Amiruddin, S.Pd.I, M.Pd.I, Gr. menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai refleksi bersama terhadap dinamika penerimaan peserta didik di tahun-tahun sebelumnya. Ia menyoroti bahwa beberapa unit pendidikan, terutama di jenjang menengah dan atas, masih menghadapi tantangan dalam menarik minat calon siswa dan orang tua.
“Kita perlu strategi yang tidak hanya kreatif, tapi juga menyentuh kebutuhan dan harapan masyarakat. Sekolah harus hadir bukan sekadar tempat belajar, tapi menjadi ruang tumbuh yang menginspirasi,” ujar Ust. Amiruddin penuh semangat.
Sementara itu, Pengawas YPWI Mamuju, Ust. Fajaruddin Jarir, SE., MM., memberikan pandangan yang lebih strategis terkait upaya membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan. Ia menekankan bahwa tantangan utama bukan lagi memperkenalkan program, tetapi bagaimana membuat orang tua merasa terikat dan loyal terhadap program yang sudah ada.
“Loyalitas orang tua lahir dari kepercayaan dan konsistensi kita. Maka, guru dan tenaga pendidik harus terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya,” ungkapnya memberi motivasi.
FGD ini diikuti oleh 34 peserta yang terdiri dari ustadz dan ustadzah, perwakilan dari setiap unit pendidikan mulai dari KB/TK, SD, SMP, hingga SMA IT Wildan, serta jajaran pengurus yayasan. Suasana diskusi berlangsung dinamis, dengan setiap peserta aktif memberikan pandangan dan ide segar.
Kegiatan dibagi menjadi dua sesi utama. Pada sesi pertama, masing-masing unit memaparkan hasil evaluasi pelaksanaan PPDB tahun 2025/2026 serta strategi SPMB untuk tahun mendatang. Pemaparan dibuka oleh SDIT Wildan, disusul SMP IT, SMA IT, dan terakhir TK/KB IT Wildan yang menampilkan berbagai inovasi promosi dan pembelajaran.
Memasuki sesi kedua, peserta dibagi menjadi tiga kelompok diskusi yang mengangkat tema berbeda. Kelompok pertama membahas strategi promosi di media sosial—mulai dari jenis konten yang menarik hingga efektivitas iklan berbayar. Kelompok kedua fokus pada identifikasi program unggulan sekolah, sementara kelompok ketiga mendalami strategi membangun kedekatan dan kepercayaan dengan orang tua murid.
Antusiasme peserta kian meningkat seiring jalannya diskusi. Ide-ide segar mengalir deras, mulai dari gagasan pembuatan konten storytelling guru dan siswa, kolaborasi lintas unit untuk branding bersama. FGD ini bukan hanya ajang bertukar pikiran, tetapi juga momentum kebangkitan semangat baru untuk menjadikan sekolah-sekolah YPWI semakin unggul dan diminati masyarakat.