Semangat Berbagi Di Bulan Ramadan Tk It Wildan Gelar Pembagian Iftar Di Ahmad Kirang

Semangat Berbagi di Bulan Ramadan, TK IT Wildan Gelar Pembagian Iftar di Ahmad Kirang

Mamuju, Suasana sore di sekitar Lapangan Ahmad Kirang pada Sabtu (28/2/2026), keluarga besar TK IT Wildan menggelar kegiatan pembagian iftar. Kegiatan ini melibatkan siswa, orang tua, dan para ustadzah ini bukan sekadar agenda berbagi makanan berbuka puasa. Lebih dari itu, ia menjadi momentum pendidikan karakter bagi anak-anak sejak usia dini tentang makna empati, kepedulian, dan indahnya memberi di bulan suci Ramadan.

Sebelum kegiatan dimulai, anak-anak TK IT Wildan diarahkan untuk berbaris dengan rapi. Dengan wajah ceria dan penuh semangat, mereka mengikuti arahan ustadzah. Suara lembut namun tegas para guru membimbing mereka menjaga ketertiban. Di tengah barisan kecil yang tertata itu, terdengar lantunan nasyid yang dinyanyikan bersama. Suara polos anak-anak menyatu dalam syair-syair sederhana tentang cinta, berbagi, dan indahnya Ramadan.

Orang tua yang turut hadir tampak mendampingi dengan penuh haru. Momen tersebut menjadi pemandangan yang menggetarkan hati, anak-anak belajar bukan hanya dari buku dan papan tulis, tetapi langsung dari praktik kehidupan. Mereka belajar bahwa berbagi bukan menunggu kaya, tetapi tentang membiasakan hati untuk peduli.

 

Setelah bernasyid dan mendapatkan arahan singkat, rombongan kecil itu bergerak menuju jalan di sekitar Lapangan Ahmad Kirang. Dengan didampingi ustadzah dan orang tua, anak-anak mulai membagikan paket iftar kepada para pengendara, pejalan kaki, serta masyarakat yang melintas. Beberapa anak terlihat malu-malu saat menyerahkan paket, namun senyum mereka mengembang ketika mendapat balasan kata "terima kasih" dari penerima.

“Terima kasih,” ucap salah satu warga yang menerima paket berbuka. Kalimat sederhana itu menjadi pelajaran berharga yang mungkin tak akan terlupakan oleh anak-anak.

Kepala sekolah TK IT Wildan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembiasaan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Ramadan dijadikan ruang pembelajaran nyata untuk menanamkan akhlak mulia sejak dini.

“Kami ingin anak-anak merasakan langsung makna berbagi. Mereka tidak hanya mendengar tentang sedekah, tetapi mempraktikkannya. Kami juga bersyukur karena orang tua sangat mendukung dan terlibat aktif,” ujarnya.

Kolaborasi antara sekolah dan orang tua menjadi kekuatan utama kegiatan ini. Para wali murid turut menyiapkan paket iftar, mendampingi anak-anak selama kegiatan, serta memastikan seluruh rangkaian berjalan tertib dan aman. Kebersamaan ini mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi dalam mendidik generasi.

Di tengah hiruk pikuk kendaraan sore hari, pemandangan anak-anak kecil yang mengenakan busana muslim rapi sambil membawa paket makanan berbuka menjadi oase tersendiri. Banyak pengendara yang memperlambat laju kendaraannya, bukan hanya untuk menerima paket, tetapi untuk menyaksikan pemandangan indah tentang pendidikan yang hidup.

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dapat ditanamkan melalui pengalaman langsung. Anak-anak belajar antre, disiplin, bekerja sama, dan berani berinteraksi dengan masyarakat. Mereka belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari menerima, tetapi justru dari memberi.

Kegiatan pembagian iftar TK IT Wildan di Ahmad Kirang bukan hanya tentang berbagi ifthar. Ia adalah tentang membangun hati yang lembut, menumbuhkan kepedulian sosial, dan menanamkan nilai-nilai Islam secara nyata dalam kehidupan anak-anak.

Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan menjadi kebiasaan yang mengakar, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi dalam setiap langkah kehidupan mereka kelak.